detikini.web.id – yahukimo | kamis, 29 oktober 2026,yahukimo — tentara pembebasan nasional papua barat organisasi papua merdeka (tpnpb-opm) melalui kodap xvi yahukimo menyampaikan klarifikasi mengenai status nisel payage dan meno heluka yang disebut sebagai anggota batalyon yamue.

dalam siaran pers manajemen markas pusat komnas tpnpb-opm tertanggal kamis (29/10), juru bicara sebby sambom menyampaikan laporan dari mayor dejang heluka, yang disebut sebagai komandan operasi batalyon yamue. dalam keterangan tersebut, tpnpb-opm membantah bahwa nisel payage dan meno heluka merupakan anggota batalyon yamue.

klarifikasi itu berkaitan dengan penangkapan meno heluka pada 23 februari dan nisel payage pada 22 september di distrik dekai, kabupaten yahukimo, pada waktu yang berbeda.

menurut pernyataan mayor dejang heluka sebagaimana dikutip dalam siaran pers, nama kedua pemuda tersebut tidak tercantum dalam daftar anggota batalyon yamue. ia juga menyatakan bahwa pihaknya tidak mengenal nisel payage maupun meno heluka.

melalui pernyataan itu, tpnpb-opm menyampaikan klarifikasi kepada keluarga kedua pemuda, masyarakat yahukimo, dan masyarakat papua secara umum. pihaknya menyatakan bahwa keanggotaan seseorang akan diakui apabila yang bersangkutan memang tercatat sebagai anggota organisasi tersebut.

pernyataan tersebut merupakan klaim dan klarifikasi dari pihak tpnpb-opm. status keanggotaan nisel payage dan meno heluka, serta dasar penangkapan keduanya, masih memerlukan konfirmasi dari aparat berwenang dan sumber independen.

hingga berita ini disusun, keterangan dari aparat keamanan mengenai bantahan tersebut belum disertakan dalam siaran pers yang menjadi sumber berita ini. tanggapan dari pihak terkait diperlukan untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai kedua kasus tersebut.(*)

detikini.web.id 

\ Get the latest news /