detikini.web.id | paniai | minggu, 1 november 2026,paniai — kelompok tentara pembebasan nasional papua barat (tpnpb) kodap viii intan jaya mengklaim bertanggung jawab atas penembakan terhadap sebuah helikopter polisi di wilayah distrik bayabiru, kabupaten paniai, pada sabtu (31/10/2026).

klaim tersebut disampaikan melalui siaran pers manajemen markas pusat komnas tpnpb tertanggal minggu, 1 november 2026. dalam keterangan itu, panglima tpnpb kodap viii intan jaya, kolonel apeni kobogau, bersama sejumlah komandan kelompok tersebut menyebut insiden terjadi sekitar pukul 12.00 waktu setempat.

menurut siaran pers tersebut, penembakan dilakukan ketika helikopter sedang mengangkut logistik dan bahan makanan untuk aparat keamanan yang disebut berada di sekitar lokasi pendulangan emas di wilayah 99, distrik bayabiru.

tpnpb menyatakan operasi tersebut melibatkan pasukan kodap viii intan jaya yang berada di wilayah paniai selama sekitar satu pekan. kelompok itu juga menyampaikan penolakan terhadap aktivitas pengangkutan logistik untuk aparat keamanan di kawasan pertambangan.

dalam pernyataan yang sama, tpnpb menyampaikan peringatan kepada sejumlah pihak agar meninggalkan wilayah yang mereka sebut sebagai daerah operasi. pernyataan tersebut juga memuat ancaman terhadap warga pendatang dan pihak-pihak yang dianggap terlibat dalam kegiatan pertambangan maupun investasi di intan jaya.

kelompok tersebut turut menyatakan penolakan terhadap pembangunan dan aktivitas perusahaan di wilayah intan jaya. mereka beralasan bahwa kegiatan tersebut berpotensi memengaruhi hak masyarakat adat atas tanah dan sumber daya alam.

tpnpb juga mengaitkan penolakannya dengan tuntutan politik mengenai status dan masa depan papua. organisasi itu menyatakan bahwa pembangunan dan investasi seharusnya dilakukan dengan memperhatikan persoalan politik, hak masyarakat adat, serta aspirasi masyarakat setempat.

hingga berita ini disusun, informasi mengenai kondisi helikopter, kemungkinan korban, tingkat kerusakan, serta kronologi lengkap insiden belum dapat dipastikan secara independen berdasarkan siaran pers tersebut. belum terdapat pula keterangan resmi dari kepolisian maupun pihak terkait yang dimuat dalam bahan informasi ini.

insiden tersebut kembali menyoroti situasi keamanan di wilayah paniai dan sekitarnya. keselamatan warga sipil, pekerja, serta masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut perlu menjadi perhatian seluruh pihak. setiap klaim mengenai insiden bersenjata perlu diperiksa melalui penyelidikan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.(*)

detikini.web.id 

\ Get the latest news /