DEIYAI —detikini.web.id, Sejumlah tenaga honorer kategori THK-2 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2021 di Kabupaten Deiyai menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan (Ugatame) serta apresiasi atas jasa mantan Bupati Deiyai, Aten Edowai, dan almarhum Melianus Giyai, yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Deiyai.

Para tenaga honorer menilai kedua tokoh tersebut memiliki peran penting dalam perjalanan pendataan dan penataan administrasi kepegawaian di Kabupaten Deiyai. Mereka menyampaikan bahwa perjuangan dan perhatian para pemimpin terdahulu menjadi bagian dari proses yang mereka lalui untuk memperoleh kesempatan dalam sistem kepegawaian pemerintah.

“Kami sangat bersyukur kepada Ugatame. Kami tidak pernah melupakan jasa dan perjuangan mantan Bupati Aten Edowai serta almarhum Melianus Giyai. Kami menghargai kerja keras dan kepedulian mereka dalam memperjuangkan nasib tenaga honorer,” ungkap perwakilan tenaga honorer THK-2 dan PPPK formasi 2021.

Selain menyampaikan rasa terima kasih kepada para pemimpin terdahulu, para tenaga honorer juga menyampaikan harapan kepada Bupati Deiyai Melkianus Mote, Kepala BKD Yusak Adii, dan seluruh operator BKD Kabupaten Deiyai agar tetap bijaksana dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pemerintahan.

Mereka mengingatkan bahwa setiap capaian yang dirasakan saat ini merupakan bagian dari proses panjang yang melibatkan berbagai pihak. Oleh karena itu, kontribusi para pemimpin terdahulu diharapkan tetap dihargai dan dijadikan pelajaran dalam melanjutkan pelayanan pemerintahan.

Mereka berharap jajaran Pemerintah Kabupaten Deiyai tidak hanya berfokus pada pencapaian saat ini, tetapi juga tetap rendah hati, menghargai sejarah perjuangan sebelumnya, serta memperhatikan aspirasi tenaga honorer.

“Kami berharap Bupati Melkianus Mote, Kepala BKD Yusak Adii, dan seluruh operator BKD Deiyai tetap bijaksana, adil, dan transparan. Hargailah perjuangan para pendahulu dan teruslah bekerja dengan tulus demi kepentingan tenaga honorer di Kabupaten Deiyai,” tegas perwakilan mereka.

Para tenaga honorer juga berharap seluruh proses administrasi kepegawaian dilaksanakan secara profesional, terbuka, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kejelasan informasi, ketepatan data, serta pelayanan yang bertanggung jawab dinilai penting untuk menjaga kepercayaan tenaga honorer kepada pemerintah daerah.

Mereka menegaskan bahwa menghargai jasa para pemimpin terdahulu bukan berarti membandingkan atau mempertentangkan kepemimpinan masa lalu dengan kepemimpinan saat ini. Sebaliknya, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi yang telah menjadi bagian dari perjalanan kepegawaian di Kabupaten Deiyai.

Para tenaga honorer THK-2 dan PPPK formasi 2021 berharap Pemerintah Kabupaten Deiyai terus mengedepankan kebijaksanaan, keadilan, dan transparansi dalam menangani persoalan kepegawaian serta memperhatikan aspirasi tenaga honorer sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dengan rasa syukur kepada Ugatame, mereka berharap semangat perjuangan para pendahulu dapat menjadi pengingat bagi seluruh jajaran pemerintah untuk terus memberikan pelayanan yang baik dan bertanggung jawab kepada masyarakat Kabupaten Deiyai.(*)

Redaksi detikini.web.id

\ Get the latest news /