JAYAPURA, detikini.web.id — Pemerintah Kabupaten Sarmi terus memperkuat komitmen dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Bupati Sarmi dalam Penandatanganan Kesepakatan Proporsi Alokasi Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) Bagian Agregat Provinsi dan Bagian Agregat Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2027 di Jayapura, Selasa (6/10/2026).
Dukungan Dana Tambahan Infrastruktur menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat pembangunan daerah, khususnya bagi Kabupaten Sarmi yang memiliki wilayah geografis luas dengan kampung-kampung yang tersebar.
Sebagai gambaran, pada Tahun Anggaran 2026 Kabupaten Sarmi memperoleh alokasi DTI sebesar Rp5,58 miliar. Dana tersebut secara khusus diarahkan untuk mendukung pembangunan sejumlah infrastruktur strategis, antara lain sektor konektivitas dan perhubungan, listrik, air bersih, telekomunikasi, serta sanitasi.
Bagi Kabupaten Sarmi, dukungan pembiayaan infrastruktur memiliki arti penting dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, terutama kebutuhan konektivitas antarkawasan yang mencakup jalur darat, laut, maupun udara.
Pembangunan infrastruktur yang memadai diharapkan dapat memperkuat akses masyarakat terhadap pelayanan dasar sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kampung.
Melalui dukungan pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Sarmi berkomitmen untuk terus menghadirkan pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memperkuat fondasi daerah menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.
“Bersatu Mewujudkan Sarmi Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan.”
detikini.web.id(*)
#SarmiPunyaCitaCita #SaptaCita #PemkabSarmi #BupatiSarmi #InfrastrukturSarmi #SarmiMaju #SarmiSejahtera







