PUNCAK JAYA, DETIKINI.WEB.ID — Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KOMNAS TPNPB) mengeluarkan peringatan kepada sejumlah pihak yang disebut berkaitan dengan penyerahan senjata dan amunisi kepada aparat keamanan Indonesia di wilayah Puncak Jaya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam siaran pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB pada Senin, 5 Oktober 2026. Dalam siaran pers tersebut, Mayor Botak Wanimbo, yang disebut berada di markas TPNPB di Tolikara, menyampaikan peringatan kepada sejumlah individu terkait dugaan penyerahan senjata kepada aparat.

Menurut pernyataan TPNPB, terdapat sejumlah senjata yang disebut pernah diserahkan kepada aparat keamanan Indonesia. Di antaranya, satu pucuk senjata laras panjang yang dalam siaran pers disebut jenis Moser serta senjata jenis SS2.

TPNPB juga menyebut beberapa nama yang mereka tuding berkaitan dengan penyerahan senjata tersebut. Namun, tuduhan dan kronologi yang disampaikan dalam siaran pers tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh Detikini.web.id.

TPNPB Persoalkan Penggunaan Nama Organisasi

Dalam pernyataan lainnya, TPNPB meminta sejumlah orang yang disebut baru-baru ini menyerahkan senjata dan amunisi kepada aparat keamanan untuk tidak lagi mengatasnamakan TPNPB.

Manajemen TPNPB menyatakan bahwa orang-orang tersebut bukan bagian dari pasukan TPNPB. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap penyerahan senjata dan amunisi yang menurut TPNPB terjadi pada periode September hingga awal Oktober 2026.

TPNPB juga menyampaikan peringatan terkait kemungkinan terjadinya tindakan terhadap pihak-pihak yang mereka anggap masih mengatasnamakan organisasi tersebut.

Pernyataan tersebut mengandung ancaman kekerasan, sehingga Detikini.web.id tidak membenarkan maupun mendukung ancaman terhadap individu atau kelompok mana pun.

Klaim Belum Mendapatkan Verifikasi Independen

Siaran pers tersebut ditandatangani atas nama Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB dan disampaikan oleh Sebby Sambom selaku juru bicara yang disebut dalam dokumen tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, Detikini.web.id belum memperoleh konfirmasi independen dari pihak-pihak yang disebut dalam pernyataan tersebut maupun keterangan resmi dari TNI, Polri, atau Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya mengenai seluruh tuduhan dan kronologi penyerahan senjata yang disampaikan TPNPB.

Detikini.web.id akan memperbarui informasi apabila terdapat keterangan resmi, klarifikasi dari pihak yang disebut, atau bukti yang dapat diverifikasi secara independen.

Sumber: Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, 5 Oktober 2026.

\ Get the latest news /